Galeriez of memoriez in Balli

BERIKUT INI ADALAH GALERI FOTO THE COPZIZ 2 IN KUTA TAPI JANGAN KAGET KALO LIAT PENAMPAKAN MUKA SATRIO AND THE FRIEND YANG GUANTENG2 AND CUAKEP MA MANIEZ2 OCREH

In kuta

In kuta

PADADAM-PADADAM

PADADAM-PADADAM

THE COPZIZ TRUE IN KUTA

THE COPZIZ TRUE IN KUTA

THE WATZ UP??

THE WATZ UP??

sapa yh ?? perasaan kenal...hehehehe DUDU.............

sapa yh ?? perasaan kenal...hehehehe DUDU.............

Molongo naon atuh kk atuh cece

Molongo naon atuh kk atuh cece

the f4 wkwkwkw di belakang lg ngapaen?? pipis bu??

the f4 wkwkwkw di belakang lg ngapaen?? pipis bu??

WOI  mobil nya orang tuh...Dapet nyewa bu...??

WOI mobil nya orang tuh...Dapet nyewa bu...??

ALL COPZIZ bersatu

ALL COPZIZ bersatu

the IPZ 2 DUNK paling yahuoet

the IPZ 2 DUNK paling yahuoet

WE are rede to fight

WE are rede to fight

wew GANANK in peace cool men...hehehehe eDUDU..

wew GANANK in peace cool men...hehehehe eDUDU..

Menuju pulau nya agoez hehehehehe eDUDU...

Menuju pulau nya agoez hehehehehe eDUDU...

DI cari saudara nya yang ilang waktu di sange entah sekarang udah nyampe di brebes atau belom yg mengetahui harap lapor kepada pihak yg berwajib di sange=mf(monkey forezt) hehehehehe

DI cari saudara nya yang ilang waktu di sange entah sekarang udah nyampe di brebes atau belom yg mengetahui harap lapor kepada pihak yg berwajib di sange=mf(monkey forezt) hehehehehe

TO BE CONTINUE

Leave a comment »

Kuta pantai terindah di Bali

sunset di kuta(satrio-tengelam-hehehehe)
Mendengar nama Pantai Kuta (baca: Kute), semua orang pasti langsung mengasosiasikannya dengan pulau dewata Bali. Tidak banyak orang yang tahu bahwa di pantai selatan Pulau Lombok juga terdapat sebuah pantai indah yang juga bernama Kuta.

Keunikan dari pantai ini yaitu dari area pantai yang dilingkungi oleh perbukitan, pasirnya yang berwarna sangat putih dan sangat sepi pengunjung, terlebih di hari kerja. Pantai Kuta Lombok tampaknya belum banyak dieksploitasi oleh pemerintah daerah setempat untuk dijadikan tujuan wisata unggulan selain Senggigi yang namanya sudah mendunia.

[navigasi.net] Pantai – Kuta

Pantai Kuta sudah menjadi salah satu tujuan wisata saya pada saat merencanakan berwisata ke Lombok, walaupun penginapan tetap memilih di daerah Senggigi dengan pertimbangan karena lebih banyak pilihan hotel, makanan dan akses mudah ke kota Mataram.

Jika anda menginap di Senggigi atau Mataram, cara termudah untuk menuju ke Pantai Kuta adalah dengan menyewa harian taksi-taksi resmi yang banyak beroperasi di Mataram dan sekitarnya.

Perjalanan ke Pantai Kuta dari Senggigi memakan waktu sekita 2.5 jam, melalui kota Mataram. Sebaiknya rencanakan dulu jam keberangkatan anda, termasuk di mana anda akan makan siang. Jika perlu, konsultasikan juga dengan petugas hotel atau supir taksi, tempat-tempat lain yang mungkin anda ingin kunjungi sekaligus.

Perjalanan kami dimulai setelah sarapan pagi di hotel, dan taksi sewaan kami sudah siap menjemput sesuai janji sehari sebelumnya, dan kami langsung menuju ke Pantai Kuta melalui Mataram.

Menjelang tengah hari, kami sampai di Pantai Kuta, dan keindahan pantai ini tidak mengecewakan. Perjalanan yang cukup jauh terbayar ketika melihat keindahan alam yang masih asli. Area parkir mobil berada di bukit, dan kami harus berjalan kaki menuruni bukit untuk dapat masuk ke area pantai. Tampaknya, kamilah satu-satunya pengunjung pantai di siang itu. Tak ada satu pun pengunjung lain, yang ada hanyalah penjual-penjual cendera mata yang menghampiri kami dan menawarkan dagangannya. Hati-hati dengan para penjual ini, mereka kadang agak memaksa kita untuk membeli, mungkin karena sangat jarang pengunjung dan tuntutan ekonomi.

Area pantai yang terdekat dengan jalan masuk adalah area yang dipenuhi batu karang. Air laut jernih tidak menghalangi pandangan mengagumi bagu-batu karang dan penghuni-penghuni kecil yag sesekali tampak berenang dan merayap di situ.

Lima puluh meter dari jalan masuk tadi, terhamparlah pasir pantai yang sangat putih dan bersih, agak menyilaukan dari kejauhan di tengah hari tanpa awan. Bermain-main di pantai berpasir putih tersebut sangat menyenangkan karena area pantai yang dangkal cukup luas, tidak seperti di daerah Senggigi yang kebanyakan terdapat pantai terjal.

[navigasi.net] Pantai – Kuta

Di kejauhan, terlihat beberapa pengguna jetski dan windsurfer yang mestinya berasal dari hotel Novotel Coralia Lombok yang berada sekitar 1 – 1,5 km dari Pantai Kuta dan merupakan hotel berbintang satu-satunya yang terdekat dengan Pantai Kuta. Hotel tersebut juga berada di bibir pantai, dan menyediakan berbagai fasilitas rekreasi air seperti jet ski, speed boat, banana boat dan lain-lain.

Kami memutuskan untuk tidak berlama-lama di sana, karena tidak terdapat fasilitas rekreasi apa pun selain pantai. Yang ada hanyalah 1 warung milik penduduk setempat tempat kami minum air kelapa segar.

Karena sudah waktu makan siang, kami mampir di daerah permukiman penduduk yang terdekat dengan area wisata Pantai Kuta yang dipenuhi dengan losmen-losmen, tempat makan dan pembuat kerajinan dari tembikar dan kayu. Sangat disarankan untuk membeli kerajinan khas Lombok langsung dari pembuatnya seperti di lokasi ini karena relatif lebih murah dan anda dapat langsung berbincang dengan pengrajinnya.

Dalam perjalanan pulang, kami sempatkan juga untuk mengunjungi pusat kerajinan tenun Lombok, kira-kira 1 jam perjalanan dari Mataram. Anda dapat melihat bagaimana kain tenun dibuat oleh para penduduk setempat dan juga dapat membeli berbagai macam corak dan jenis kain tenun di koperasi yang menaungi para pengrajin tersebut.

Menjelang sore kami sudah tiba kembali di Senggigi, masih cukup waktu untuk mandi dan beristirahat sebelum waktu makan malam tiba.

Leave a comment »

Perjalanan Selama di Bali

Perjalanan pertama kami waktu ke bali adalah ke tanah lot yg mempunyai banyak keunikan salah satu nya adalah keindahahan nya.
ULAR SUCI PENJAGA TANAH LOT

ular suci

ular suci

PERCAYA atau TIDAK (BELIEVE or NOT)…..

Ini adalah cerita yg beredar di kalangan masyarakat sekitar Tanah Lot ttg ULAR penjaga areal tsb. Kalo anda pernah ke Tanah Lot, didepan areal pura, tepatnya dibawah goa karang, anda akan menemukan bapak-bapak yg duduk sambil membawa lampu senter didalam goa. Nah disitulah terdapat Ular suci atau Holy Snake… Ular tsb sebenarnya adalah jenis Ular Laut yg berwarna hitam putih. Lihat saja ekornya, pasti pipih seperti halnya jenis ular laut yg lain. Besarnya kira2 sekitar jempol tangan orang dewasa saja dan tidak terlalu panjang. Biasanya muncul disana 2 ekor, kadang 3 ekor saja, bahkan saat-saat tertentu bisa mencapai 5 ekor.

Yg saya tahu, jenis ular laut termasuk ular yg mematikan, racunnya lebih ganas daripada cobra. Tapi yg di Tanah lot ini sangat jinak, bisa dipegang dan dielus. Ular ini disebut dgn Ular Suci karena diyakini bahwa mereka ditugaskan utk menjaga areal Pura Tanah Lot. Dari story yg saya denger, induk ular ini dulunya adalah IKAT PINGGANG dari Dang Hyang Nirartha (Dang Hyang Dwijendra) yg merupakan pendeta suci dari Jawa. Dalam perjalanan Beliau keliling Bali, Beliau sempat singgah di Tanah Lot dan mengajarkan agama Hindu Siwa kpd penduduk sekitar yg notabene adalah kaum nelayan. Disamping itu, Beliau juga memberikan pengobatan kepada masyarakat setempat. Saat akan meninggalkan Pura Tanah Lot, Beliau menaruh ikat pinggangnya sebagai bukti bahwa Beliau pernah singgah disana, sekaligus dijadikan oleh Beliau ikat pinggang itu dijadikan penjaga pura.

Ada satu mitos yg kebenarannya terserah kepada kita, jika orang yg sedang pacaran dan membawa pacarnya berkunjung ke Tanah Lot dan melihat ular tsb, akan mengakibatkan bubarnya hubungan pacaran tsb. Percaya atau tidak. Tapi jika anda tidak membawa pacar, dalam arti sendiri atau pacarnya ga ikut, atau bawa keluarga dan teman, silahkan melihat ular itu dan memegangnya sambil berdoa dalam hati. Mudah2an doa anda tsb terkabul. Jangan lupa menaruh sedikit uang untuk donation di kotak yg telah disediakan disana. Tapi sekali lagi ini hanya mitos, mau percaya yah silahkan, enggak percaya-pun no problem. Yang pasti, kalau liburan ke Bali tanpa mampir di Tanah Lot, bukan ke Bali namanya…hehehehhe…

Tanah Lot

tanah lot

tanah lot

Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu tertelak bener2 di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Bahkan pada hari yang terang (laut tidak berkabut, cerah lah) kamu bisa melihat Pura Uluwatu dari sini. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi Pulau Bali. Dan Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.

Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Beliau adalah Sanghyang Nirantha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Sanghyang Nirantha.

Bendesa Beraben menyuruh Sanghyang Nirantha untuk meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana.

Beliau juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben’akhirny’ menjadi pengikut Sanghyang Nirantha.

Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan, melengkung gitu. Apabila kamu turun ke pantai antara Pura Tanah Lot dengan tebing, maka pada bulan tertentu kamu akan menyaksikan sunset terhebat versi gue. Bola matahari yang berwarna merah akan tepat berada di lobang tebing. Seperti mata yang lelah memandang dunia. Sayang nya pemandangan ini cuman ada pada bulan-bulan tertentu yaitu saat matahari tenggelam condong ke utara.

Dari tempat parkir menuju ke area pura kamu akan banyak menjumpai art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman. Feel free buat belanja. Yang bisa nawar dianjurkan.

Pantai Sanur
sanur-beach
Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kabupaten Badung.

Pantai Sanur terutama adalah lokasi untuk berselancar (surfing). Terutama ombak pantai Sanur sudah termasyhur di antara para wisatawan mancanegara. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.

Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta.

Pantai Sanur jaraknya 6 Km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan mobil, sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denoasar. Kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar, sehingga tidak ada kesulitan masalah angkutan. Pantai Sanur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan Mancanegara oleh wisatawan Mancanegara maupun Nusantara.

Hari Minggu dan hari libur, tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi sambil mandi di laut. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang santai dan mandi ke sana, sambil melihat keindahan pantai di malam hari. Selain pantainya Museum Le Mayeur juga banyak menari minat wisatawan.

Tari Barong – Tari Bali

keunikan-tari-barong1
Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra Hindu yang menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis.

Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan pertunjukan pembuka, yang diiringi dengan gamelan. Ada beberapa jenis tari barong namun yang sering dipentaskan untuk konsumsi pariwisata yaitu jenis Baring Ket. Sakralisasi Barong & Rangda klik di sini

tari barongBarong Ket atau Barong Keket adalah tari Barong yang paling banyak terdapat di Bali dan paling sering dipentaskan serta memiliki pebendaharaan gerak tari yang lengkap. Dari wujudnya, Barong Ket ini merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dibuat dari kulit, ditempel kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dibuat dari perasok (serat dari daun sejenis tanaman mirip pandan), ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak.

Untuk menarikannya Barong ini diusung oleh dua orang penari yang disebut Juru Saluk / Juru Bapang, satu penari di bagian kepala dan yang lainnya di bagian pantat dan ekornya. Tari Barong Keket ini melukiskan tentang pertarungan tanpa akhir antara kebajikan (dharma) dan keburukan (adharma) yang merupakan paduan yang selalu berlawanan (rwa bhineda).

Garuda Wisnu Kencana – Bali

Dewa-wisnu
Patung ini berlokasi di Bukit Unggasan – Jimbaran Bali, kurang lebih 20 menit dari Bandara Ngurah Rai. Karya masterpiece Bali I Nyoman Nuarta. Saat ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi Landmark bagi pariwisata Bali dan Indonesia.

Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pelindung, mengendarai burung Garuda.

goa gajah Diambil dari cerita “Garuda & Kerajaannya” dimana rasa bhakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.Patung ini dibangun dengan ketinggian 140 meter, diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia

Ubud Monkey Forest
duh-duh-duh-sapa-yah
Wanara wana atau Monky Forest Ubud terletak sekitar 1 (satu) km dari pusat pemerintahan Kelurahan Ubud, termasuk wilayah Desa Adat Padang Tegal. Jarak lokasi ini dari Denpasar kurang lebih 24 km.

Kondisi jalan kesana cukup baik sehingga dapat dicapai dengan berbagai jenis kendaraan dalam waktu kurang lebih 50 menit.

Wanara Wana Ubud ditempati oleh sekitar 200 ekor kera, tergolong monyet berekor panjang, termasuk golongan macaques atau macaca fascicularis yang memiliki daerah persebaran yang luas. Di antara jumlah tersebut di atas, sekitar 23 diantaranya jantan dewasa, 79 betina dewasa dan 98 ekor masih anak-anak. Semua kera di hutan ini terdiri dari 3 (tiga) kelompok, yang menempati daerah tertentu dan menggunakan tempat-tempat tertentu pada jam-jam tertentu pula. Tetapi bagaimanapun juga hampir seluruh group dapat menggunakan hutan tersebut, hanya saja bila 2 group berada pada satu tempat yang sama dan pada jam yang sama, maka akan terjadi perkelahian.
Di sekitar objek ini terdapat berbagai fasilitas yaitu kios-kios penjualan berbagai jenis cendera mata, hotel, restoran dan tidak jauh dari lokasi Wanara Wana juga terdapat objek wisata Puri Saren Ubud, Museum Puri Lukisan, Museum Arma, Museum Neka, dan lain-lain.
Danau bedugul
dnau-bedugul
Hari terakhir sekalian check out dari hotel, maka tujuan terakhir adalah Bedugul yang kata orang Bali “Dugul” itu artinya adalah dataran tinggi. Btw pas aku mengunjungi Bedugul, kabutnya tebal banget dan menyebabkan hujan mengguyur obyek wisata itu, tapi aku punya foto pas danaunya masih belum diselimuti kabut…

Dan akhir nya perjalan terindah kami telah selesai dan saya beserta teman-teman,guru pembimbing dari SMANSABES merasa terpuas kan.

Leave a comment »

NARKOBA

Narkoba Logo Acrobat Download versi PDF

Apa Narkoba Itu?

Istilah ‘narkoba’ adalah kependekan dari ‘narkotik dan obat-obatan berbahaya’. Namun sekarang narkoba umumnya diartikan untuk meliputi narkotik, psikotropik dan alkohol. Pihak pemerintah cenderung lebih senang dengan istilah ‘NAPZA (narkotik, psikotripik dan zat adiktif)’. Bahan ini termasuk zat ilegal (drugs): heroin (mis. putaw); metamfetamin (mis. sabu); mariyuana (ganja); dan halusinogen (mis. LSD); serta obat resep yang dapat disalahgunakan, misalnya benzodiazepin, sering disebut sebagai ‘pil BK’.

Ada berbagai dampak dari penggunaan narkoba, termasuk overdosis dan perilaku yang meningkatkan risiko tertular HIV dan infeksi lain. Lembaran Informasi (LI) ini hanya membahas dampak narkoba pada kesehatan orang yang sudah terinfeksi HIV (Odha), serta interaksi antara narkoba dengan obat antiretroviral (ARV) dan obat lain yang dipakai oleh Odha.

Karena penggunaan narkoba cendurung ilegal, membuat penelitian terhadapnya secara teliti atau resmi sangat sulit. Jadi jarang ada informasi yang jelas mengenai dampak narkoba. Tentu juga, karena narkoba umumnya dianggap ‘haram’, informasi yang ada sering mencerminkan prasangka orang yang menyediakannya daripada pendekatan yang objektif.

Ada masalah lagi. Informasi yang ada berlaku untuk bentuk narkoba yang ‘murni’. Namun narkoba yang dijual di jalan jarang murni; sering kali narkoba tersebut dicampur dengan senyawa lain yang tidak ‘baku’. Senyawa ini juga dapat mempengaruhi HIV atau berinteraksi dengan obat lain.

Dampak Narkoba pada HIV

Umumnya, narkoba tidak langsung mempengaruhi infeksi HIV. Namun beberapa pakar menganggap bahwa jumlah sel CD4 orang di Indonesia yang terinfeksi HIV melalui penggunaan narkoba suntikan lebih cepat menurun sehingga mereka sampai ke masa AIDS rata-rata lima tahun setelah terinfeksi (biasanya masa ini dianggap rata-rata 7-10 tahun). Hal ini sulit dibuktikan, karena Odha jarang dapat menentukan secara tepat kapan dirinya tertular HIV, dan diagnosis HIV-nya mungkin dilakukan beberapa tahun setelah terinfeksi. Lagi pula, mungkin dampak ini diakibatkan oleh kehidupan yang semrawut dan kurang sehat (yang sering dialami oleh pengguna narkoba).

Satu penelitian menunjukkan bahwa perempuan dengan HIV yang memakai kokain, heroin atau metadon, atau menyuntikkan narkoba apa pun, mengalami 65 persen lebih banyak penyakit terkait AIDS selama lima tahun dibandingkan dengan Odha perempuan lain. Namun tidak ditemukan kaitan yang bermakna antara penggunaan narkoba ini dengan jumlah CD4, viral load HIV-nya, atau angka kematian. Kemungkinan pengguna narkoba secara umum lebih rentan terhadap infeksi apa pun, dan pengguna narkoba terinfeksi HIV lebih rentan lagi.

Ada anggapan bahwa penggunaan kokain meningkatkan viral load HIV. Hal ini dibuktikan oleh penelitian terhadap tikus. Diperkirakan penggunaan kokain mempengaruhi sel CD4, yang memungkinkan HIV lebih mudah masuk sel tersebut.

Demensia (kerusakan pada otak; lihat LI 504) terkait AIDS juga dapat didorong oleh penggunaan kokain atau metamfetamin.

Dampak HIV pada Kesehatan Pengguna Narkoba

Sekali lagi, umumnya tidak ada dampak khusus oleh HIV pada kesehatan pengguna narkoba. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kokain oleh Odha berhubungan dengan kerusakan pada pembuluh darah dalam jantung.

Dampak Narkoba pada ART

Dampak terbesar oleh penggunaan narkoba pada terapi ARV (ART) adalah pada kepatuhan. Walaupun ada pengguna narkoba aktif yang terbukti patuh, jelas hidup yang cenderung semrawut dapat mempengaruhi kepatuhan. Pengguna aktif membutuhkan lebih banyak dukungan agar tetap patuh, dan mungkin harus diingatkan terus-menerus agar tidak lupa obatnya. Salah satu solusi adalah terapi pengalihan dengan metadon (lihat LI 670) atau buprenorfin (LI 671). Klien layanan metadon harus lapor ke klinik setiap hari untuk mendapat dosisnya, dan hal ini memungkinan pemberian ART dengan pengawasan langsung sekali sehari; jelas upaya ini lebih efektif bila dipakai rejimen yang hanya harus diminum sekali sehari.

Banyak Odha dengan latar belakang penggunaan narkoba juga terinfeksi virus hepatitis atau mengalami kerusakan pada hati. Karena kebanyakan ARV diuraikan oleh hati, kerusakan pada hati dapat mempengaruhi ART. Ada beberapa ARV yang dapat menimbulkan/meningkatkan kerusakan pada hati. Jadi kesehatan hati harus dipantau secara hati-hati waktu memakai ART.

Penggunaan beberapa narkoba juga dapat meningkatkan kerusakan pada hati. Alkohol paling berbahaya sebagai pengrusak hati; Odha dengan hepatitis sebaiknya menghindari total penggunaan alkohol.

Namun belum ada bukti bahwa alkohol berinteraksi secara bermakna dengan ARV atau obat lain. Jadi untuk yang mempunyai hati yang sehat, tidak ada dampak negatif pada HIV dari penggunaan alkohol, asal tidak dipakai secara berlebihan.

Salah satu protease inhibitor (PI), yaitu ritonavir (lihat LI 442), berinteraksi dengan amfetamin (termasuk MDMA/ekstasy, GHB, dan metamfetamin/sabu), dengan akibat yang dapat menjadi gawat. Oleh karena itu, ritonavir tidak boleh dipakai oleh pengguna amfetamin. Larangan ini termasuk penggunaan ritonavir sebagai booster untuk PI lain; hampir semua PI sekarang dilengkapi dengan ritonavir. Jangan lupa bahwa Kaletra (LI 446) mengandung ritonavir.

Efavirenz dan nevirapine berinteraksi dengan fenobarbital. Karena interaksi ini dapat gawat, obat ini sebaiknya tidak dipakai bersama.

Efavirenz dan semua PI berinteraksi dengan jenis benzodiazepin. Alprazolam (Xanax), diazepam (Valium), midozolam (Versed), triazolam (Halcion) dan kebanyakan benzodiazepin lain tidak boleh dipakai bersama dengan efavirenz atau PI.

Tampaknya tidak ada interaksi yang bermakna antara ARV apa pun dengan heroin, kokain, mariyuana, atau alkohol.

Garis Dasar

Penggunaan narkoba dapat berpengaruh pada kelanjutan penyakit HIV dan penggunaan ART. Walaupun sebaiknya kita menghindari penggunaan narkoba bila kita HIV-positif, kita juga harus sadar bahwa ‘katakan tidak saja’ tidak selalu mungkin. Bila kita tetap memakai narkoba, sebaiknya kita mengerti dampaknya. Lagi pula, ada baik bila kita membahas penggunaan narkoba (dan semua obat lain, termasuk jamu) dengan dokter.

Leave a comment »

FOTO TEMPAT PARIWISATA DI BREBES

Bupati ke - 28 Foto Bupati Brebes

wisata Tirta Kencana

Cipanas Cipanas Buaran
View category
Batik Batik
Bawang Bawang
View category
Kebun Kebun Teh
View category
Parin Parin

Telor Telor

Waduk Malahayu Waduk Malahayu
Hotel Kencana Hotel Kencana

Leave a comment »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments (1) »